Ubuntu Level II "Mengajarkan Internet tanpa Internet"
Prerequisite : Dasar-dasar Ubuntu Required for : Membangun Jaringan dengan Ubuntu Server
Selama ini proses pembelajaran ICT di sekolah seolah-olah terkendala minimnya akses ke internet. Padahal teknologi yang ada sudah memungkinkan pengembangan materi belajar yang tersimpan secara lokal, tapi dapat diakses dengan fungsi-fungsi layaknya sebuah jaringan internet. Website, Blog, Wiki, Moodle, hingga proses mengirim dan menerima email bisa dilakuan di sebuah jaringan lokal.
Karena itu, proses belajar internet dasar, seperti mengakses website, membuat blog, membuka dan mengirimkan email, download dan upload file, bahkan desain web dinamik menggunakan php bisa dilakukan oleh siswa tanpa harus terhubung ke internet. Hal ini juga membantu tugas pengelola ICT sekolah menjadi lebih ringan karena tidak harus sibuk dengan filter situs-situs porno dan tidak semestinya diakses oleh siswa.
Untuk memulai hal ini sebenarnya bisa dimulai dari sebuah PC atau laptop pribadi.
Keberadaan dan perkembangan Open Source yang luar biasa memungkinkan semua hal itu dibuat.
Kata kuncinya adalah semangat belajar dan bereksplorasi.
Untuk itu, Yayasan Rumah Ilmu Indonesia bersama SMA Muhammadiyah 1 Waleri Kendal akan kembali menjadi mitra belajar anda untuk mulai mengetahui lebih dalam banyak hal tentang Open Source.
Materi yang akan dibedah di hari pertama dan kedua diantaranya adalah :
1. Membangun Virtual Host di Ubuntu 2. Memanfaatkan Virtual Host untuk Membangun Repository Lokal Ubuntu di Sekolah 3. Menyuntikkan berbagai aplikasi di Virtual Host : Superpedia, Wikipedia, Moodle, Wordpress, Joomla, PAS, dan lain-lain (Membedah Ide Schoolonoffline) 4. Menjelajah puluhan aplikasi Ubuntu tanpa harus terkoneksi internet 5. Berkirim email tanpa internet
|
|
Baca Lengkap...
|
|
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Cita-cita mendirikan sekolah yang berbasis pada pengembangan kemampuan keIslaman dan penguasaan teknologi sudah lama menjadi salah satu alasan pendirian Yayasan Rumah Ilmu Indonesia. Untuk mewujudkan hal itu, perjalanan panjang memang masih harus ditempuh. Langkah demi langkah harus diayun. Dan salah satu langkahnya adalah upaya pembebasan tanah untuk tempat pendirian sekolah. Alhamdulillah, setelah mencari hampir setahun lamanya, bertemulah kita akhirnya dengan lokasi yang sangat baik di Cianjur Selatan. Tepatnya di Desa Cidadap, Kecamatan Campaka, Cianjur Selatan. Foto-foto survey tanah dapat dilihat di sini Saat ini team Bandung sudah mulai membuka ladang amal bagi para sahabat untuk mulai mewakafkan sebagian hartanya bagi pembebasan tanah ini.
|
|
Baca Lengkap...
|
|
PELATIHAN "Terapi Terapan untuk Trauma Anak pasca Bencana"Bandung, 31 Oktober 2009
Latar Belakang Kejadian Bencana di Indonesia akhir-akhir ini mengundang banyak lembaga untuk turun ke lapangan membantu korban. Sayangnya ada yang kurang mendapatkan perhatian lebih, yakni : Anak-anak. Minimnya kemampuan para sukarelawan yang terjun di lapangan, menyebabkan penanganan anak-anak korban bencana alam ini menjadi tidak optimal. Untuk itulah, Yayasan Rumah Ilmu Indonesia mencoba mengambil posisi penguatan sukarelawan untuk penanganan anak-anak korban bencana alam ini. Bekerja sama dengan lembaga-lembaga filantropi lain yang menerjunkan sukarelawan ke lapangan, diharapkan pelatihan ini mampu menguatkan keberadaan sukarelawan sebagai tenaga terlatih yang keberadaannya berguna di lapangan, bukan sekedar didorong oleh keinginan membantu para korban. Pendirian sekolah untuk anak juga diharapkan mampu menjadi tindak lanjut jangka panjang di lokasi bencana alam, mengingat keberadaan sekolah juga mampu mengatasi trauma anak dan menjadi rintisan pemulihan pendidikan di daerah bencana alam.
|
|
Baca Lengkap...
|
SEMINAR PENDIDIKAN PESANTREN DAN MADRASAH Optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan di Pesantren dan Madrasah Saat ini penerapan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk pendidikan tampak begitu marak di Indonesia. Sayangnya, institusi pesantren dan madrasah - yang diakui atau tidak adalah lembaga pendidikan tertua dan khas Indonesia – secara sadar atau tidak, diabaikan dalam pengembangan teknologi pendidikan berbasis teknologi informasi ini. Citra bahwa pendidikan di Pesantren dan Madrasah sebagai pendidikan dengan metode tradisional, juga menjadikan pesantren dan madrasah tidak menjadi pilihan utama para orang tua untukmenyekolahkan anaknya. Untuk itu dirasa perlu adanya seuah terobosan untuk mulai memperkenalkan serta menerapkan teknologi informasi dan komunikasi di dalam pesantren dan madrasah. Karena itulah Yayasan Rumah Ilmu Indonesia mencoba menggandeng perguruan tinggi, praktisi pendidikan, pesantren dan madrasah untuk mulai melakukan hal-hal nyata di lapangan, termasuk diantaranya mengadakan seminar dan pelatihan yang menempatkan pesantren dan madrasah sebagai segmentasi utama.
|
|
Baca Lengkap...
|
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Dalam upaya membantu sekolah-sekolah untuk mulai "melegalkan" perangkat lunak yang dipakai dalam proses pendidikan, Yayasan Rumah Ilmu Indonesia kembali menggelar sesi Open Source for Education, yang kali ini kembali bertempat di Bandung.
Titik tekan pelatihan adalah proses migrasi ke Ubuntu dengan berbagai variannya. Materi dibatasi untuk 10 orang peserta pendaftar pertama.
Ayo Pendidikan Indonesia, Go Open Source
Salam, Yayasan Rumah Ilmu Indonesia http://www.rumahilmuindonesia.or.id
Workshop Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan Sesi 7
Merancang Migrasi Sistem ICT Sekolah ke Open Source (Ubuntu untuk Pemula) (Terbatas untuk 10 Orang)
|
|
Baca Lengkap...
|
|
|
Alhamdulillah, walau harus melalui proses cukup panjang. Hari ini kelas Tahsin Al Quran Rumah Ilmu Indonesia - Universitas Jenderal Achmad Yani Bandung sudah mulai berjalan. Kelas tahsin berlangsung pada pagi hari buat kelompok ikhwan, dan siang hari untuk kelompok akhowat. Pembelajaran berlangsung di Masjid Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani Bandung, Nurul Iman, yang bersebelahan langsung dengan Perusahaan Industri Persenjataan Angkatan Darat (PINDAD). Kelas terus dibuka untuk para mahasiswa dan masyarakat umum di sekitar kampus UNJANI Bandung, Jln. Gatot Subroto, dengan infaq investasi pembelajaran Rp. 100.000,- (Seratus Ribu) untuk 10 kali pertemuan yang dibagi menjadi 10 minggu pertemuan. Informasi kelas ikhwan dapat menghubungi Masgar 085 659 228 716 dan untuk kelas akhowat menghubungi Ati 085 722 187 858, atau ke SMS Centre Rumah Ilmu Indonesia di 0818 42 53 42 Mari belajar dan memperbaiki bacaan Quran untuk keberkahan hidup kita.
|
|
Berikut kami sampaikan kembali daftar peserta sementara workshop angkatan ke-3 "Moodle dan SCORM" yang insya Allah diadakan pada tanggal 12 Juli 2009 di Rumah Ilmu Indonesia Bandung.
Peserta dengan tanda bintang dua (**) berarti telah melunasi investasi pembelajaran
Anna Anriana Rupang (Primagama Sukahati Jakarta) **
- Rima Aulia (Primagama Sukahati Jakarta) **
- Meisye Yeti (SMKN 1 Cibinong) **
- Johanna Tobing (SD Victory Plus Bekasi) **
- Muhammad Yusuf (SDIT Al Husna Sukabumi)**
- Edi Harnoto (MGMP IPS Serang)**
- Dody Mulyana (SMPN 2 Kramatwatu)**
- Otih Yulie Susanti (MGMP IPS Serang)**
- Johana Karina (MGMP IPS Serang)**
|
|
Baca Lengkap...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
|
Page 1 of 6 |